Menantang Arus dan Terowongan MRT, Wujudkan Pedestrian Deck Dukuh Atas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT MRT Jakarta sedang membangun Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Proyek ini bertujuan menghubungkan enam moda transportasi, yaitu MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta, untuk memudahkan perpindahan antarmoda bagi pejalan kaki dan mendorong penggunaan transportasi umum.
Tantangan utama meliputi aspek teknis dan administratif. Secara teknis, konstruksi harus dilakukan di atas sungai dan di antara terowongan MRT yang masih beroperasi, dengan bentang kolom hingga 66 meter, serta menjaga rumah pompa tetap berfungsi untuk mencegah banjir di underpass Sudirman. Secara administratif, koordinasi kompleks diperlukan dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat, Pemprov DKI, operator transportasi, dan pemilik aset di kawasan padat.
Saat ini, proyek memasuki tahap tender kontraktor setelah penyelesaian basic design. PT MRT Jakarta menargetkan kontraktor bergabung pada November 2026 dan pembangunan selesai pada akhir 2028. Selain infrastruktur fisik, integrasi tarif dan jadwal transportasi juga disebut penting untuk kelancaran sistem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.01
Mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibuat Melingkar? Ini Penjelasan MRT
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 22.49
Jembatan 'Donat' Dukuh Atas Rp 300 M Bakal Dibangun, Kini Proses Tender
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.31
MRT Jakarta: Pedestrian Deck Dukuh Atas Bikin Akses Antarmoda Ringkas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.35
Warga Sambut Pelican Crossing Tendean, Harap JPO Segera Dibangun Lagi
Berita terkait
Pedestrian Deck Dukuh Atas Rp300 M Pangkas Waktu Jalan Kaki 5 Menit
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 04.45
Terowongan Pejalan Kaki di Kawasan Bundaran HI Ditargetkan Rampung Juni 2027
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.34
MRT Dukuh Atas Akan Punya Pedestrian Deck Ramah Difabel Urai Kepadatan
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 07.53
Bentar Lagi Ada Tol Baru: ke Bali Bak Sejengkal, JKT-Bandung Bye Macet
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.45