Pedestrian Deck Dukuh Atas Rp300 M Pangkas Waktu Jalan Kaki 5 Menit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT MRT Jakarta membangun Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan investasi sekitar Rp300 miliar. Proyek ini bertujuan memangkas waktu tempuh pejalan kaki hingga lima menit, terutama pada rute dari kawasan Landmark ke Gedung Shangri-La yang sebelumnya memutar. Pedestrian Deck akan mengintegrasikan enam moda transportasi, termasuk MRT, KRL, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta, untuk menciptakan perpindahan antarmoda yang lebih nyaman dan efisien.
Selain penghematan waktu, infrastruktur ini diharapkan memperkuat konektivitas di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas. Pendanaannya berasal 50 persen dari investasi internal MRT dan 50 persen direncanakan dari pinjaman, tanpa menggunakan APBD DKI Jakarta. Saat ini, proses tender kontraktor masih berlangsung sehingga nilai final proyek belum ditetapkan.
MRT Jakarta mengimbau penggunaan nama resmi 'Pedestrian Deck Dukuh Atas' menggantikan sebutan informal 'Cincin Donat'. Nama final masih akan ditentukan, dan ada kemungkinan kerja sama naming rights dengan mitra sebagai bagian dari pengembangan kawasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 15.01
Mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibuat Melingkar? Ini Penjelasan MRT
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.00
Legislator DKI Yakin Tarif TransJ Blok M-Soetta Rp 15 Ribu Diterima Warga
Berita terkait
MRT Jakarta: Pedestrian Deck Dukuh Atas Bikin Akses Antarmoda Ringkas
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.31
Menantang Arus dan Terowongan MRT, Wujudkan Pedestrian Deck Dukuh Atas
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 09.21
Jembatan 'Donat' Dukuh Atas Rp 300 M Bakal Dibangun, Kini Proses Tender
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 22.49
Terowongan Pejalan Kaki di Kawasan Bundaran HI Ditargetkan Rampung Juni 2027
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.34