Mendorong belanja negara menembus hulu industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menggunakan belanja barang dan modal sebagai stimulus untuk menyerap produk manufaktur dalam negeri. Hingga 31 Agustus 2026, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.791,5 triliun, dengan belanja barang Rp389 triliun dan belanja modal Rp159,8 triliun. Saat ini, lebih dari 57.000 produk dari 5.600 perusahaan manufaktur telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Kementerian Perindustrian fokus mengoptimalkan kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional. Namun, tantangan tetap ada karena sertifikasi TKDN belum sepenuhnya menjamin kemandirian struktur industri. Banyak produk masih bergantung pada bahan baku impor dan belum memiliki ekosistem suku cadang lokal yang mandiri serta efisien.
Bagikan
Berita terkait
Menperin: Industri Manufaktur RI Masih Banyak Nganggur meski Pasar Jumbo
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.32
Kakak Beradik Balik RI Bangun Pabrik, Produksi Motor Listrik TKDN 75%
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.40
TKDN 71,14%: Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.12
Ini Permintaan Khusus Pengusaha ke Menteri Perindustrian Baru Prabowo
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 18.05