Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Mengenal Akad Hawalah, Cara Syariah Mengalihkan Utang dan Hak Tagih

Akad hawalah adalah konsep syariah mengenai pengalihan utang atau hak tagih dari satu pihak ke pihak lain. Praktik ini diatur dalam Fatwa DSN-MUI Nomor 12/DSN-MUI/IV/2000 untuk memastikan transaksi di lembaga keuangan syariah berjalan sesuai prinsip Islam tanpa unsur bunga atau gharar.

Pelaksanaan hawalah memerlukan rukun berupa muhil (pengalih utang), muhal (penerima pelunasan), muhal alaih (pihak yang menerima pengalihan), objek utang, dan sighat (kesepakatan). Terdapat empat jenis hawalah: hawalah dayn (pindah kewajiban bayar), hawalah haq (pindah hak tagih), hawalah muqayyadah (penyelesaian utang lain), dan hawalah muthlaqah (pengalihan mandiri). Manfaat utamanya adalah mempercepat penerimaan piutang, mengurangi risiko sengketa, dan menjaga hubungan baik antarpihak.

Berita terkait