Menhut: Bukan Kebakaran, Karhutla Ini Hampir Pasti Dibakar Oleh...
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menhut Raja Juli Antoni menyatakan hampir pasti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi bukan akibat kondisi alam, melainkan diduga dibakar oleh pihak tertentu. Ia menyebut adanya dugaan pembakaran oleh masyarakat, pekebun, maupun korporasi, baik sengaja maupun tidak sengaja seperti lempar rokok. Pemerintah fokus pada pemadaman dan penegakan hukum sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, dengan tindakan tegas terhadap pelanggaran tanpa diskriminasi. Data Sipongi Gakkum menunjukkan tren hotspot karhutla mulai menurun, dengan Riau dan Jambi tidak lagi memiliki hotspot per 31 Agustus 2026, sementara Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan masih masing-masing 22 dan 20 hotspot.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.37
Menhut: Presiden Prabowo Terus Pantau dan Dorong Penekanan Hotspot Karhutla
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 20.24
Menhut: Presiden Prabowo terus pantau dan dorong penanganan karhutla
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 00.13
Karhutla Mulai Mereda, Menhut Raja Juli Ingatkan Titik Api Bisa Muncul Lagi
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.41
Seremoni Pelepasan Armada Karhutla di Kalteng Disorot, Pemprov Buka Suara
Berita terkait
Menhut Raja Juli: Bukan Kebakaran, Karhutla Ini Hampir Pasti Dibakar Oleh...
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 07.25
Menhut Sebut Penanganan Karhutla di Riau Semakin Baik, Minta Jajaran Tak Lengah
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.52
Menhut Pastikan Tak Ada Celah Istimewa bagi Pelaku Karhutla
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 21.52
Tinjau Penanganan Karhutla di Kalbar, Menhut: Data Sangat Dinamis
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.31