Menkes Siapkan Integrasi Layanan Kopdes dengan Pos Kesehatan Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309581/original/028568100_1785231660-Menteri_Kesehatan__Menkes__Budi_Gunadi_Sadikin-28_Juli_2026.jpeg)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyiapkan integrasi layanan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan Puskesmas Pembantu (Pustu). Integrasi ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan hingga ke desa, sesuai perintah Presiden Prabowo. Poskesdes yang dikelola Kementerian Desa sudah ada di 85.000 desa, sedangkan Pustu di bawah Kemendagri tersedia di 60.000 desa. Layanan di kedua fasilitas tersebut gratis karena dibiayai BPJS dan APBD.
Menkes juga menawarkan Badan Pengelola Investasi Danantara untuk menanamkan modal di proyek industri kesehatan, seperti pabrik fraksionasi plasma darah di Karawang yang dibangun SK Plasma bersama INA. Selain itu, ia berkomitmen mempercepat hilirisasi industri farmasi demi mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Budi mengingatkan bahwa Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi agar tidak terjebak sebagai negara berpendapatan menengah. Ia juga mendorong penghematan belanja kesehatan karena 16 persen anggaran masih digunakan untuk impor produk kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
Wabah Ebola Kini paling Mematikan di Kongo, Korban Jiwa Lampaui 2.300
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.18
Momen Kemerdekaan RI, dr Gia Ingatkan Bahaya Hipertensi yang Mengintai Anak Muda
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.12
Kemerdekaan RI, Eks Karyawan Sritex Harap Danantara Bantu Selesaikan Pesangon
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.03
Tewaskan 2.325 Orang, Ebola di Kongo Catat Kematian Tertinggi dalam Sejarah
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.02