Peneliti Prasmul Kembangkan AI untuk Bantu Dokter Jantung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Agung Alfiansyah dari Universitas Prasetiya Mulya mengembangkan CAMI-PCI, sistem AI untuk mendukung dokter jantung dalam prosedur Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Teknologi ini menggabungkan citra medis CT Scan atau MRI dengan fluoroscopy secara real-time untuk memantau posisi kateter dan kondisi pembuluh darah secara lebih presisi.
Sistem ini berfungsi sebagai navigator digital yang memberikan informasi visual tambahan, bukan menggantikan peran dokter. Dengan mengintegrasikan Computer Vision dan Medical Image Processing, CAMI-PCI bertujuan meningkatkan keamanan, efisiensi, dan akurasi pengambilan keputusan klinis guna memberikan hasil pengobatan yang lebih baik bagi pasien jantung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 17.21
Terungkap Penyebab Muncul Busa di Mulut Sutrimo
Berita terkait
Obesitas Bukan Sekadar Soal Berat Badan, Risiko Penyakit Jantung Ikut Mengintai
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 19.46
AI Mulai Bikin Biaya Kesehatan Membengkak, Kok Bisa?
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.01
Video: Wamenkes Dante Apresiasi Pemenang CNBC Awards: Best Healthcare
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.05
Video: Kemenkes Menjaga RI, 99 Juta Orang Nikmati Cek Kesehatan Gratis
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.10