Menkeu Bercanda 'Kita Sudah Mati, Santai Aja' Soal Cicilan Whoosh 80 Tahun, Eks Ketua MK Beri Sentilan Pedas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dengan tenor hingga 80 tahun, beban cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun. Pernyataan 'kita sudah mati, santai saja' pemerintah memicu kritik tajam mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie yang menilai komentar tersebut tidak etis dan menghindari tanggung jawab. Jimly menyoroti bahwa pejabat publik tidak boleh menganggap santai beban utang genjangan ke generasi mendatang. Pemerintah menjelaskan strategi penyebaran kewajiban dalam jangka waktu panjang untuk menjaga APBN tidak terbebani drastis dalam satu periode. Transisi manajemen utang Whoosh diproyeksikan pada pertengahan September 2026 dari Danantara ke Kementerian Keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.35
Kantor Purbaya Target Utang 2027 Tak Lebih dari 40,64% PDB
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 13.10
Purbaya: Utang Whoosh Diperpanjang 80 Tahun, Cicilan Rp1 T per Tahun
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 06.30
Top 3: Purbaya Pastikan Punya Uang Bayar Utang Whoosh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.31
Purbaya Ungkap Rp 800 Miliar per Tahun Cukup untuk Bayar Utang Whoosh
Berita terkait
Catat! Pekan Depan Purbaya Bakal Umumkan Pengelola Whoosh
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.25
Purbaya: 15 September Whoosh Diserahkan ke Kemenkeu
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.56
Banggar DPR Desak Purbaya Segera Serahkan Laporan Profil Utang APBN 2025
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.56
Danantara Konfirmasi Saham BUMN di KCIC Bakal Dioper ke Purbaya
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 05.45