Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menkeu Pastikan: Mungkin Salah Ketik

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan alokasi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 240,2 triliun, menjadi alokasi terbesar di antara kementerian dan lembaga pemerintah. Alokasi ini ditujukan untuk 60,6 hingga 72,1 juta penerima manfaat dan merupakan bagian dari total belanja negara 2027 yang mencapai Rp 4.097,2 triliun. Purbaya menegaskan angka tersebut benar meski ada kemungkinan kesalahan penulisan di dokumen resmi. Dalam peringkat, Kementerian Pertahanan berada di posisi kedua, Kementerian Kesehatan di kelima, dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di posisi kedelapan. Alokasi BGN mengalami penurunan dari Rp 268 triliun pada APBN 2026, namun tetap mempertahankan peringkat pertama.

Ekonom dari Bright Institute Awalil Rizky menyoroti bahwa realisasi belanja BGN selama dua tahun terakhir masih berada di bawah pagu. Pada 2026, realisasi tercatat mencapai Rp 51,59 triliun, setara dengan 72,66 persen dari alokasi yang disiapkan. Proyeksi realisasi untuk 2026 diperkirakan mencapai Rp 214 triliun, atau sekitar 74,83 persen dari pagu Rp 268 triliun. Selisih antara alokasi dan proyeksi realisasi mencapai sekitar Rp 54 triliun. Hal ini menunjukkan adanya gap antara kebutuhan yang teridentifikasi dan pelaksanaan anggaran yang sesungguhnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait