Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penerimaan Perpajakan 2027 Dibidik Tembus Rp 2.907,95 Triliun

Pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2027 mencapai Rp 2.907,95 triliun, tumbuh 10,5 persen dibandingkan outlook 2026. Target tersebut diarahkan untuk memperkuat mobilisasi penerimaan negara melalui perluasan basis perpajakan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, penyempurnaan administrasi, dan pemanfaatan teknologi informasi. Dengan target ini, rasio perpajakan pada 2027 diperkirakan mencapai 10,4 persen terhadap PDB.

Sementara itu, belanja perpajakan diproyeksikan mencapai Rp 632 triliun pada 2027, meningkat dari estimasi Rp 521,5 triliun pada 2025 dan Rp 576,4 triliun pada 2026. Komponen terbesar berasal dari PPN dan PPnBM sebesar Rp 413 triliun, diikuti Pajak Penghasilan Rp 184,6 triliun, serta Bea Masuk dan Cukai Rp 33,4 triliun.

Berdasarkan sektor ekonomi, industri pengolahan menjadi penerima manfaat terbesar dengan proyeksi Rp 166,1 triliun. Dari sisi tujuan kebijakan, belanja perpajakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendapat alokasi terbesar Rp 356,5 triliun, disusul dukungan UMKM Rp 112,4 triliun, peningkatan iklim investasi Rp 99,6 triliun, dan dukungan dunia bisnis Rp 63,4 triliun.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait