Menko Airlangga Buka Suara Soal Potensi Perubahan Desil Kesejahteraan Penerima Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan potensi perubahan desil kesejahteraan akibat pelaksanaan Survei Ekonomi 2026. Saat ini, penyaluran bansos menggunakan satu data dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah sedang melakukan survei ulang untuk memperbaru data kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Airlangga menegaskan data sosial dan ekonomi bersifat dinamis sehingga hasil survei mungkin berbeda dari desil saat ini. Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyatakan Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu elemen penentu desil kesejahteraan keluarga Indonesia, meskipun bukan satu-satunya sumber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 15.15
Gaduh Desil 9 dan 10, Siapa Sebenarnya Kelompok Kaya RI?
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.30
Penentuan Desil Bakal Dikaji Ulang, Pemerintah Tunggu Hasil Sensus Ekonomi
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 11.15
DTSEN Jadi Rujukan Nasional, BPS Jelaskan Arti Desil Kesejahteraan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.11
BPS Jelaskan Arti Desil 1-10: Bukan Ukuran Absolut Kemiskinan
Berita terkait
4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos usai Data Desil Diperbaharui
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.21
Reaksi Purbaya Anaknya Masuk Desil 7, Tukang Becak Desil 10
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 07.30
Purbaya Berencana Pakai Data Lama untuk Salurkan Bansos jika BPS Masih Nggak Akurat
JawaPos · 8 September 2026 pukul 21.16
Mensos Jamin Perubahan Desil Tak Otomatis Coret Bansos
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 19.04