Purbaya Berencana Pakai Data Lama untuk Salurkan Bansos jika BPS Masih Nggak Akurat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan pengecekan ulang data Badan Pusat Statistik (BPS) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebelum digunakan untuk penentuan bantuan sosial (Bansos). Jika data DTSEN masih belum akurat, pemerintah akan menggunakan data lama yang sudah tersedia. Purbaya mengaku belum mendapat laporan resmi dari BPS mengenai hasil survei DTSEN karena proses pemutakhiran masih berlangsung dan diproyeksikan selesai pada tahun 2027. Ia juga menyatakan akan melakukan uji coba pada ratusan data untuk memastikan keakuratan sebelum diterapkan dalam kebijakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.18
Purbaya Terjunkan Anak Buah Awasi Ketat Dapur MBG
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.25
Eva Rataba Bantah Terima Bansos PKH meski Masuk Data Desil 4
Detik.com · 8 September 2026 pukul 20.13
Kepala BPS: Legislator NasDem Eva Stevany Dimutakhirkan Jadi Desil 10
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 19.47
Respons Purbaya Soal Pembukaan Rekening Massal via BRI-BSI: Itu Rencana Pak Presiden
Berita terkait
Desil Dinilai Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Purbaya: DTSEN Sedang Diperbaiki
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.08
Kemenkeu Klarifikasi Pernyataan Purbaya soal Anggaran Rp7 T Buat BPS
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.43
Purbaya Guyur BPS Rp7 Triliun, Salah Satunya Bereskan DTSEN
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 09.30
Purbaya Kucurkan Rp 7 T ke BPS
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 05.55