Menperin Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah untuk memperkuat BUMN di sektor tekstil. Menurutnya, industri tekstil memiliki rantai pasok yang luas dan melibatkan banyak pelaku industri kecil, termasuk penjahit. Namun, Sarmuji menegaskan bahwa sejumlah masalah di sektor ini tidak dapat diselesaikan Kementerian Perindustrian sendiri, sehingga diperlukan koordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Keuangan.
Sarmuji menekankan bahwa pertumbuhan industri menjadi kunci mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6% dan menyerap tenaga kerja secara signifikan. Ia menilai, jika pertumbuhan sektor industri tidak meningkat, maka sulit mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan. Selain itu, sektor industri dikatakan menyerap tenaga kerja jauh lebih besar dibandingkan sektor lainnya.
Salah satu isu krusial yang dihadapi industri tekstil adalah kebijakan impor. Sarmuji mengkhawatirkan bahwa pembukaan impor tanpa pembatasan yang sesuai dapat memberikan tekanan negatif terhadap industri dalam negeri. Oleh karena itu, ia meminta adanya kerja sama erat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan kebijakan yang seimbang antara proteksi industri lokal dan kebutuhan impor.
Bagikan
Berita terkait
Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil, Kadin Daerah Bersiap Ambil Peluang
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.10
Prabowo Minta Syarat Bahan Baku Tekstil Ditinjau, Barang Impor Ilegal Ditindak
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 22.00
Danantara Mau Bikin BUMN Tekstil, Bakal Terintegrasi dalam Satu Kawasan
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 21.45
Rosan Ungkap Perkembangan Wacana Pembentukan BUMN Tekstil
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.16