Prabowo Minta Syarat Bahan Baku Tekstil Ditinjau, Barang Impor Ilegal Ditindak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500485/original/038436600_1770867612-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-12_Februari_2026.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto meminta perlindungan yang lebih kuat bagi industri tekstil dan garmen lokal, termasuk revisi aturan terkait ketersediaan bahan baku dan penindakan impor ilegal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa bahan baku berbasis kulit dan sertifikasi halal menjadi prioritas, sambil meminta penyempurnaan aturan untuk barang impor di sisi hilir seperti produk balpres yang mengganggu produsen lokal. Selain itu, ada usulan untuk melegakan pajak (PPN) bagi pekerja dengan status PKWT dan mengevaluasi tarif pajak bagi perusahaan tekstil ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.45
Prabowo Keluarkan Titah Baru, Sorot Sertifikasi Halal-Balpres Ilegal
Detik.com · 22 September 2026 pukul 20.30
Prabowo Mau Genjot Industri Tekstil, Begini Caranya
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 20.16
Rosan Ungkap Perkembangan Wacana Pembentukan BUMN Tekstil
kumparan · 22 September 2026 pukul 20.06
Danantara Buka Suara soal Rencana Pembentukan BUMN Tekstil
Berita terkait
Danantara Mau Bikin BUMN Tekstil, Bakal Terintegrasi dalam Satu Kawasan
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 21.45
Prabowo Minta Bea Cukai Tertibkan Impor Kiloan dan Balpres
kumparan · 22 September 2026 pukul 18.29
Gelar Rapat Terbatas, Prabowo Beri Tugas Khusus Dirjen Bea Cukai Djaka
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.25
Dipanggil Prabowo, Dirjen Bea Cukai Djaka Merapat ke Istana
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.11