Menyambut Nahkoda Baru BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengajukan dua nama calon pimpinan Bank Indonesia kepada DPR, yakni Destry Damayanti sebagai calon Gubernur dan Aida S Budiman sebagai calon Deputi Senior Gubernur. Keduanya memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan dan telah pernah mengisi peran kepemimpinan BI, termasuk ketika Perry Warjiyo mengundurkan diri. Pilihan ini dianggap sebagai langkah teknokrasi yang menjaga independensi BI dan menjaga stabilitas pasar keuangan.
BI memiliki tugas utama mengendalikan nilai tukar rupiah dan inflasi, sekaligus kontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan UMKM. Namun, belum ada kebijakan inti yang jelas untuk mengarahkan kebijakan moneter, seperti yang dimiliki oleh Tiongkok dan AS. Menteri Keuangan dan pimpinan BI baru perlu merumuskan narasi kebijakan nasional yang menggambarkan arah kebijakan fiskal dan moneter ke depan.
Relasi antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Destry sudah lama terjalin, sehingga diharapkan kolaborasi keduanya dalam merumuskan kebijakan dapat berjalan lancar. Dengan latar belakang pengalaman yang panjang, diharapkan Destry dan Aida dapat membawa kebijakan yang konsisten dan memberikan kepastian kepada pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Permintaan Renminbi di Indonesia Capai 38,9 Miliar Dolar AS hingga Juli 2026
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.02
BI pastikan uang primer terjaga tumbuh di level double digit
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.40
Uang Primer Tumbuh Subur, BI Komitmen Jaga Kecukupan Likuiditas Pasar
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Berita terkait
Istana Ungkap Alasan Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 00.04
Ternyata Ini Alasan Prabowo Pilih Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.40
Calon Gubernur Bank Indonesia Tergantung Pilihan Prabowo
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 20.32
Kata Suahasil soal Punya Tiga Wamenkeu: Nanti Kami Saling Mengisi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 19.07