Meski juga Alumni UGM, Ini yang Membuat Roy Suryo dan dr. Tifa Berat Membuktikan Ijazah Jokowi Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polemik ijazah Presiden Joko Widodo di Universitas Gadjah Mada (UGM) semakin kompleks. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, menyatakan bahwa pihak yang meragukan keabsahan dokumen harus menjadi yang pertama kali menyajikan bukti. UGM tidak melihat kewajiban untuk membuka dokumen akademik Jokowi hanya karena muncul tudingan dari publik. Kampus menegaskan bahwa nilai yudisium, transkrip, dan salinan ijazah merupakan data pribadi yang dilindungi, dan tidak dapat diberikan kepada masyarakat secara umum. Perlindungan data pribadi ini diterapkan secara konsisten, bukan hanya untuk Jokowi. UGM menyatakan siap memberikan data kepada lembaga negara atau aparat penegak hukur yang berwenang, namun menolak untuk membuka dokumen secara langsung kepada publik. Posisi ini mencerminkan perdebatan antara tuntutan transparansi dan perlindungan privasi data pribadi.
Bagikan
Berita terkait
UGM Gambarkan Kertas Ijazah Jokowi Sudah Pudar tapi Belum Bisa Ditunjukkan ke Publik
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 12.19
Ini Alasan UGM 'Bisa Tak Ikut' dalam Sidang Roy Suryo dan Jokowi Soal Ijazah
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 04.30
UGM Bakal Buka Dokumen Ijazah Jokowi, tapi dengan Syarat Ini
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 22.41
Ijazah Jokowi Jadi Polemik, UGM Bedakan Status Lulusan dan Fisik Dokumen
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 18.17