Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Meski juga Alumni UGM, Ini yang Membuat Roy Suryo dan dr. Tifa Berat Membuktikan Ijazah Jokowi Palsu

Polemik ijazah Presiden Joko Widodo di Universitas Gadjah Mada (UGM) semakin kompleks. Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, menyatakan bahwa pihak yang meragukan keabsahan dokumen harus menjadi yang pertama kali menyajikan bukti. UGM tidak melihat kewajiban untuk membuka dokumen akademik Jokowi hanya karena muncul tudingan dari publik. Kampus menegaskan bahwa nilai yudisium, transkrip, dan salinan ijazah merupakan data pribadi yang dilindungi, dan tidak dapat diberikan kepada masyarakat secara umum. Perlindungan data pribadi ini diterapkan secara konsisten, bukan hanya untuk Jokowi. UGM menyatakan siap memberikan data kepada lembaga negara atau aparat penegak hukur yang berwenang, namun menolak untuk membuka dokumen secara langsung kepada publik. Posisi ini mencerminkan perdebatan antara tuntutan transparansi dan perlindungan privasi data pribadi.

Berita terkait