UGM Bakal Buka Dokumen Ijazah Jokowi, tapi dengan Syarat Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka kemungkinan untuk menampilkan dokumen akademik Presiden Joko Widodo, namun hanya bersyarat dengan adanya permintaan resmi dari lembaga negara yang memiliki kewenangan. Hal ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, dalam tayangan YouTube resmi UGM pada 22 Agustus 2025. UGM menegaskan bahwa dokumen akademik hanya akan ditunjukkan jika diminta oleh institusi yang berwenang, bukan sekadar berdasarkan permintaan masyarakat umum. Dalam klarifikasinya, Wening menjelaskan bahwa UGM siap memberikan data akademik Jokowi apabila ada permintaan resmi dari lembaga negara yang memiliki otoritas untuk meminta informasi tersebut. Sebaliknya, permintaan dari masyarakat sipil tidak akan dipenuhi dengan alasan perlindungan data pribadi dan ketentuan keterbukaan informasi. Posisi UGM ini memperjelas bahwa faktor utama pembukaan dokumen akademik adalah siapa yang mengajukan permintaan, bukan isi dokumennya. Kampus menegaskan tidak menolak secara absolut, tetapi memberikan batasan akses berdasarkan kewenangan pihak yang bersangkutan.
Bagikan
Berita terkait
Soal Ijazah Jokowi, Rektor UGM: Gagasan Membuka Data Alumni Adalah Hal yang Mengobral Aturan
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 21.34
Polri Sebut Ijazah Jokowi Otentik, Ini Kata UGM
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 23.31
Meski juga Alumni UGM, Ini yang Membuat Roy Suryo dan dr. Tifa Berat Membuktikan Ijazah Jokowi Palsu
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 23.49
Singgung Momen Reuni UGM, Mikhael Sinaga Beberkan Alasan Ragu pada Saksi Jokowi
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 04.30