Mitrapak Perkuat Penerapan Standar Global ESG di Industri Personal Care
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Mitrapak Eramandiri, perusahaan manufaktur kontrak untuk produk personal care, baby care, dan home care di Jawa Barat dan Jawa Timur, memperkuat penerapan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai sertifikasi internasional. Perusahaan menerapkan standar audit sosial global SMETA dari SEDEX, serta memperoleh sertifikasi ISO 22716:2007 (GMP industri kosmetik), ISO 9001:2015, GMP dari BPOM RI, Sertifikasi Halal Grade A, dan BRCGS untuk kategori Consumer Products sejak 2016.
Penerapan standar ESG ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi konsumen dan pemilik merek terhadap rantai pasok yang transparan dan berkelanjutan. Direktur Utama Mitrapak Elizabeth menyatakan bahwa pemilik merek kini tidak hanya menilai kualitas produk, tetapi juga proses produksinya. Berdasarkan proyeksi Statista, pendapatan pasar Beauty & Personal Care Indonesia diperkirakan mencapai sekitar US$10,55 miliar pada 2026 dengan pertumbuhan rata-rata 5,52% per tahun hingga 2031, di mana segmen Personal Care berkontribusi sekitar US$4,43 miliar.
Ke depannya, ESG diperkirakan akan semakin menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan manufaktur di Indonesia seiring tuntutan pasar global yang terus berkembang terhadap mitra produksi yang menerapkan praktik operasional bertanggung jawab dan sesuai standar internasional.
Bagikan
Berita terkait
Mitrapak Perkuat Penerapan Standar Global ESG di Industri Personal Care
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.31
Kewajiban Pelaporan ESG di 2027, Ini yang Perlu Dipersiapkan Perusahaan untuk Menghadapinya
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 07.50
Kakak Beradik Balik RI Bangun Pabrik, Produksi Motor Listrik TKDN 75%
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.40
Capai Produksi 3 Juta Unit, Midea Perkuat Investasi Manufaktur di Indonesia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 04.17