Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Mobil Bensin Kehilangan Tahta, EV Ambil Alih Pasar Global

Pasar global kendaraan bensin kehilangan posisi dominannya pada semester I 2026. Penjualan kendaraan bensin turun 10 persen menjadi 20,25 juta unit, membuat pangsa pasarnya turun di bawah 50 persen untuk pertama kalinya sejak 1920-an. Data Mobility Global (dulunya S&P Global Mobility) yang diolah Nikkei Asia menunjukkan kendaraan bensin hanya menyumbang sekitar 49 persen dari total penjualan kendaraan baru dunia pada Januari-Juni 2026. Penurunan ini berbanding lurus dengan kenaikan harga minyak akibat konflik geopolitik, sekaligus memberi ruang bagi kendaraan listrik (EV) yang berkembang pesat.

Kendaraan listrik mencatat penjualan naik 12 persen menjadi 6,87 juta unit, dengan pangsa pasar mencapai 17 persen. China masih menjadi pasar terbesar EV dengan kontribusi sekitar separuh penjualan global, meski penjualannya turun 3 persen setelah insentif pajak dikurangi. Di Eropa, penjualan EV melonjak 32 persen, sementara di Amerika Utara turun 15 persen akibat pencabutan subsidi. Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) mencatat bahwa penjualan EV di 31 negara Eropa akhirnya melampaui kendaraan bensin dalam basis semester.

Kendaraan hybrid juga tetap diminati dengan penjualan naik 10 persen menjadi 7,27 juta unit. Mobility Global memproyeksikan kendaraan listrik dapat menyumbang lebih dari 30 persen produksi kendaraan global pada 2030. Associate Director Mobility Global Yoshiaki Kawano menyatakan bahwa kenaikan harga minyak kembali membuat biaya operasional EV lebih menarik, sekaligus menekankan bahwa adopsi EV didorong oleh kebutuhan konsumen nyata, bukan hanya subsidi pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait