Biaya Perbaikan Baterai EV Mahal, Bosch Khawatirkan Usia Pakai Mobil Listrik Lebih Pendek
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bosch memperingatkan bahwa biaya perbaikan baterai mobil listrik (EV) yang sangat tinggi berpotensi memperpendek usia pakai ekonomis kendaraan. Meskipun secara teknis mobil mungkin masih layak beroperasi selama puluhan tahun, perbaikan yang mahal membuatnya tidak lagi finansial yang layak dilakukan. Baterai EV merupakan komponen paling mahal dalam kendaraan, sehingga ketika biaya penggantian mendekati atau melebihi nilai pasar mobil, pemilik cenderung membekukan kendaraan tersebut daripada mengeluarkan biaya besar. Hal ini menjadi isu krusial seiring pergeseran industri otomotif menuju kendaraan listrik yang bergantung pada sistem elektronik dan komponen bertegangan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.26
TKDN Mobil Listrik Naik Jadi 80% pada 2030, Komponen Lokal Makin Dibutuhkan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 18.50
Fakta Mengejutkan Mobil Listrik Wajib TKDN 40%, Kondisinya Begini
Berita terkait
Suara Pletak Rp195,5 Juta: Begini Kronologi dan Solusi Masalah Jaecoo J5 Ganti Baterai
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.18
Geely Galaxy TT Mulai 21.400 Dolar AS di China, Klaim Cas 11 Menit Tambah 400 Km
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 06.45
Komitmen Tumbuh Bersama, Changan Serah Terima Nevo Q05 kepada Konsumen
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.16
Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.03