Modal Kain Perca, Sales Dasi Jadi Raja Mode Berharta Rp 269 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3086785/original/029576300_1585287630-75472269_1894347164044549_6326080536172060911_n.jpg)
Ralph Lauren, yang lahir dengan nama asli Ralph Lifshitz pada 1939, berhasil mengubah karier dari seorang salesman dasi di Brooks Brothers menjadi pendiri dan pemimpin global merek mode yang kini bernilai antara US$ 7 miliar hingga US$ 15 miliar (sekitar Rp 269 triliun). Tanpa latar belakang pendidikan formal di bidang mode, Lauren memulai bisnisnya pada pertengahan 1960-an dengan memanfaatkan kain perca dan ruang kerja kecil di Empire State Building, menjual dasi buatannya langsung dari koper ke toko-toko kecil hingga akhirnya dilirik oleh ritel besar seperti Bloomingdale’s.
Kunci kesuksesan Lauren terletak pada kemampuannya membangun narasi dan impian melalui gaya hidup yang romantis dan eksklusif. Ia tidak hanya menjual pakaian, tetapi juga menjual estetika aristokrasi country club, gaya koboi Amerika Barat, hingga keanggunan kampus Ivy League. Pendekatan desainnya yang unik melibatkan pengembangan konsep visual melalui pengumpulan foto, barang antik, dan sampel kain untuk menciptakan koleksi yang konsisten dan bertahan zaman.
Lauren juga mencatatkan inovasi dalam industri mode dengan menyentuh berbagai segmen seperti busana pria, busana wanita, pakaian olahraga, hingga perlengkapan rumah tangga dan dekorasi interior. Meskipun melepas posisi CEO pada 2015, ia tetap aktif sebagai Executive Chairman dan Chief Creative Officer, menegaskan komitmennya terhadap visi kreatif dan keunggulan jangka panjang mereknya.
Bagikan
Berita terkait
CEO JPMorgan Jamie Dimon Beri Peringatan Keras soal Nasib American Dream
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.19
Peringatan Horor Bos JPMorgan, American Dream Terancam Pudar Akibat Bom Waktu USD10 Triliun
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 06.06
Harga Emas Antam Anjlok Rp 25 Ribu ke Rp 2,6 Juta/Gram, di Galeri24 Rp 2,57 Juta
kumparan · 24 September 2026 pukul 08.58
Kemendag Jelaskan soal Tambahan Impor Gula Kristal Mentah 150 Ribu Ton
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.50