Kemendag Jelaskan soal Tambahan Impor Gula Kristal Mentah 150 Ribu Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjelaskan tambahan alokasi impor gula kristal mentah (GKM) sebanyak 150.000 ton yang akan diolah menjadi gula kristal putih (GKP) untuk konsumsi masyarakat. Impor ini bukan untuk industri gula rafinasi, melainkan sebagai penugasan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka stabilisasi dan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag, Ni Made Kusuma Dewi, menyatakan bahwa impor GKM diizinkan jika ada keputusan rapat koordinasi (rakortas) dan ditujukan langsung untuk diolah menjadi GKP oleh BUMN. Tambahan 150.000 ton GKM merupakan bagian dari usulan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menjaga ketersediaan pasokan gula. Impor diatur sesuai musim giling tebu untuk memberi ruang penyerapan gula produksi petani dalam negeri dan mencegah penekanan harga. Pemerintah tidak menyalurkan seluruh hasil pengolahan langsung ke pasar, tetapi menyimpannya terlebih dahulu sebagai cadangan. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membantah impor untuk industri gula rafinasi, menyatakan alokasi GKM untuk 2026 tetap mengacu pada Neraca Komoditas (NK). Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menyatakan keberatan atas rencana impor, namun Kemendag menjelaskan skema ini berbeda karena dilakukan sebagai penugasan BUMN untuk cadangan pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 21.00
Cegah Petani Tebu Merugi Terus, DPR Minta Pemerintah Tunjuk BUMN untuk Impor Gula Rafinasi
Berita terkait
Mendag Belum Mau Naikkan DMO MinyaKita untuk BUMN, UMKM Masih Dikasih Ruang
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 10.09
Kemendag Gandeng Tokopedia dan TikTok Boyong UMKM ke Pasar Digital
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 09.42
Tepis Danantara, Dirut Agrinas Tegaskan Manajer Kopdes Berstatus Pegawai BUMN
kumparan · 24 September 2026 pukul 09.29
Ternyata Ini Alasan Petani Tebu Kesal RI Buka Impor Gula 150.000 Ton
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 07.05