Munarman Sebut Ada 'Kekuatan Kelima' di Balik Serangan Bertubi ke Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Advokat Munarman menyebut ada 'kekuatan kelima' yang merupakan mesin opini publik menyerang Presiden Prabowo. Kekuatan tersebut terdiri dari media, kampanye masif, lembaga survei, dan 'kabinet bayangan' yang kritis terhadap kebijakan pemerintah. Munarman menilai tim Prabowo tidak siap menanggapi serangan opini, sementara Gibran hanya menjadi aktor panggung dan Jokowi bekerja di balik layar. Isu bahwa Prabowo hanya jabat 2-3 tahun lalu digantikan Gibran sempat muncul, namun Rosan Roeslani membantah dan melaporkan tuduhan pencemaran nama baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.10
Prabowo: Tanpa NU-Muhammadiyah Tak Mungkin Saya Jadi Mandataris Rakyat
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.11
Idrus Marham: Pernyataan Budi Arie Bisa Adu Domba Jokowi dengan Pemerintahan Prabowo
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.01
Efriza: Pernyataan Budi Arie Jadi Blunder buat Jokowi dan Geng Solo
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.56
PSI Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir, Tegaskan Siap Lawan Segala Upaya Menjatuhkan
Berita terkait
Kabinet Bayangan, Media, Survei: Disebut Jadi Mesin Penggempur Prabowo
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 15.45
Budi Arie Klaim Diminta Prabowo Gabung Gerindra, Tapi Ditolak Kader Daerah
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 11.00
Ketua Harian PSI sebut Budi Arie itu Orang yang Frustasi, Coba Pecah Hubungan Prabowo-Jokowi
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 20.44
Senggol Isu Ijazah hingga Fufufafa, Denny Indrayana Sebut Nasib Gibran Dimakzulkan di DPR Tergantung Prabowo
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 19.58