Nama Keju Bikin Negosiasi Perdagangan AS-Meksiko Terhambat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324396/original/040091600_1786701875-13534.jpg)
Nama keju menjadi titik perselisihan dalam perundingan perdagangan AS-Meksiko. AS menentang kesepakatan perdagangan Meksiko-Uni Eropa yang melindungi nama keju seperti Parmigiano Reggiano, Feta, dan Manchego sebagai Indikasi Geografis (IG). Washington khawatir kesepakatan ini akan membatasi ekspor keju AS ke Meksiko, karena AS berpendapat nama-nama seperti parmesan dan feta bersifat generik. Sementara itu, Uni Eropa bersikeras bahwa nama tersebut hanya boleh digunakan untuk produk asli dari wilayah tertentu di Italia dan Yunani. Perundingan ini terjadi sekaligus dengan upaya memperbarui Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA), yang menjadi penting bagi ekonomi Meksiko. Meksiko belum meratifikasi kesepakatan dengan UE, sementara UE sudah menyelesaikan prosedurnya. Komisi Eropa menolak untuk mengubah ketentuan perlindungan IG tersebut. AS mengekspor keju senilai US$1 miliar tahunan ke Meksiko, jauh lebih besar dibandingkan impor keju UE yang hanya US$200 juta. Produsen lokal Meksiko dan pedagang mengeluhkan adanya produk keju AS yang dianggap murah dan mengganggu pasar domestik. Mereka mendukung penuruan tarif impor keju Eropa agar pasar lokal tidak didominasi produk asing berkualitas rendah.
Bagikan
Berita terkait
Mendag Targetkan Perjanjian IEU-CEPA Teken Oktober 2026
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.30
Airlangga Target IEU-CEPA Ditekan Oktober 2026, Ini Manfaatnya Buat RI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 09.40
Airlangga Kejar Perjanjian Dagang RI-Uni Eropa Diteken Oktober 2026
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 04.30
RI Kejar IEU CEPA Mulai Tahun Depan, 90,4% Pos Tarif Langsung Jadi 0%
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 22.08