Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Nepal Butuh Rp 88 T untuk Pulih, Buka Donasi & Bantuan Asing Cari Korban Hilang

Nepal membutuhkan dana hingga USD 4-5 miliar (Rp 70,4-88 triliun) untuk membangun kembali wilayah yang rusak akibat banjir dahsyat pada 26 Agustus. Menteri Keuangan Swarnim Wagle menyampaikan perkiraan ini masih bersifat awal karena penilaian kerusakan masih berlangsung. Banjir menghanyutkan jembatan, jalan, dan merusak pembangkit listrik tenaga air yang menyumbang 12% kapasitas nasional. Dibandingkan dengan gempa 2015 yang menelan biaya USD 9 miliar, banjir kali ini diperkirakan membutuhkan biaya rekonstruksi yang lebih rendah.

Akibat banjir, setidaknya 469 orang tewas dan sekitar 1.200 orang masih hilang, termasuk ratusan wisatawan asing dari 31 negara. Pemerintah awalnya menolak bantuan asing namun akhirnya mengizinkan tim pencarian dari India, China, Australia, dan Korea Selatan untuk membantu operasi penyelamatan di terowongan dan pemeriksaan forensik.

Sementara itu, miliarder lokal Binod Chaudhary memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai USD 5 miliar (Rp 88,8 triliun), setara dengan 11% perekonomi Nepal. Chaudhary menekankan bahwa pemulihan tidak hanya soal dana tetapi juga waktu dan kondisi geografis yang sulit. Pemerintah membuka donasi resmi melalui Prime Minister's Disaster Relief Fund yang telah mengumpulkan Rs 5,04 miliar dan USD 1,81 juta.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait