Ngebor Minyak & Gas di Lepas Pantai, India Siapkan Rp 158 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah India menginvestasikan US$ 8,8 miliar atau sekitar Rp 158,65 triliun untuk eksplorasi minyak dan gas lepas pantai guna menekan ketergantungan impor energi. India adalah importir minyak terbesar ketiga dan LPG terbesar kedua di dunia, sehingga langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan energi, terutama terkait risiko gangguan di Selat Hormuz. Eksplorasi akan dilakukan di wilayah lepas pantai India yang diproyeksikan menyimpan cadangan migas, dengan potensi produksi substansial jika berhasil.
Rencana ini diumumkan atas persetujuan Perdana Menteri Narendra Modi, menyusul krisis energi yang mendorong perluasan pasokan domestik. India telah memperluas jaringan pemasok minyak mentah ke 41 negara untuk mitigasi risiko. Selain itu, pemerintah berencana memperluas energi terbarukan, menargetkan kapasitas tenaga surya 102 gigawatt dalam lima tahun melalui instalasi fotovoltaik di waduk, kanal, dan badan air industri. Kapasitas surya terpasang India saat ini sekitar 162 gigawatt, salah satu tertinggi di dunia, dan program ini diharapkan mencegah emisi CO2 10 juta ton.
Bagikan
Berita terkait
Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.19
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Proyek 100 Giga Watt PLTS Tahap Awal Bakal Diresmikan di Tol Bali
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.45
PLN Butuh Rp 627 Triliun untuk Bangun PLTA 11,7 GW
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.30