Harga Minyak Bergejolak, Investasi Transisi Energi Kian Menarik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketegangan geopolitik dan gangguan jalur perdagangan energi menunjukkan kerentanan perekonomian global terhadap ketergantungan pada energi fosil, sekaligus meningkatkan kebutuhannya terhadap sistem energi yang lebih beragam dan berkelanjutan. Volatilitas harga minyak masih menjadi perhatian, karena belum kembali normalnya pasokan energi berpotensi memicu tekanan inflasi dan memengaruhi kebijakan suku bunga. Hal ini mendorong pentingnya membangun sistem energi yang lebih berdaya tahan dan tidak bergantung pada energi fosil.
Freddy Tedja, Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), menyatakan bahwa transisi energi kini tidak hanya soal komitmen lingkungan, tetapi juga soal keamanan pasokan dan stabilitas harga energi. Volatilitas dan ketidakpastian pasokan energi fosil menjadi pendorong kuat untuk berinvestasi pada energi rendah karbon, elektrifikasi, dan efisiensi energi.
Transisi energi mencakup ekosistem yang lebih luas, termasuk pengembangan jaringan listrik, teknologi penyimpanan energi, kendaraan listrik, peralatan hemat energi, hingga pasokan mineral dan material pendukung elektrifikasi. Investasi pada sektor-sektor ini dianggap semakin menarik sebagai respons terhadap ketergantungan yang berbahaya pada energi fosil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.03
Eddy Soeparno Dorong Transisi Energi Jadi Strategi Pertumbuhan Ekonomi RI
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 20.41
Olah Limbah Jadi Energi, Buka Peluang Lapangan Kerja Hijau
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 19.13
Konsultan Global Soroti Ambisi PLTS 100 GW Prabowo, Sebut 3 Hal Ini Jadi Kunci
Detik.com · 28 September 2026 pukul 16.20
Dukung Transisi Energi, IMIP Terus Kembangkan PLTS Kawasan
Berita terkait
Pembangunan PLTS 100 GWp dalam 3 Tahun Dinilai Realistis
JawaPos · 26 September 2026 pukul 16.30
Waka MPR Tekankan Pentingnya Percepat Realisasi Program PLTS 100 GW RI
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.57
Eddy Soeparno Bicara Urgensi Kebut Realisasi PLTS 100 GW di New York
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.52
Proyek PLTS 100 GW Butuh Rp 1.130 Triliun, Danantara Turun Tangan
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.15