Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis Sore Ini, Dolar AS Parkir di Rp17.860
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat tipis 0,03% ke Rp17.860/US$ pada perdagangan Kamis (13/8/2026), memutus tren pelemahan dua hari sebelumnya. Penguatan rupiah sekaligus memecahkan tekanan dari arus keluar asing pasca evaluasi MSCI mengeluarkan saham Indonesia dari indeks. Di awal perdagangan, rupiah sempat lemah 0,06% ke Rp17.875/US$ namun kemudian berbalik menguat 15 poin hingga penutupan. Indeks dolar AS (DXY) lemah 0,03% ke 99,984, mendukung kenaikan rupiah. Penyebab utama pemulihan rupiah adalah pelemahan inflasi AS pada Juli menjadi 3,4% (turun dari 3,5% Juni) serta inflasi inti turun menjadi 2,5% dari 2,6%. Hal ini mengurangi harapan kenaikan suku bunga Fed pada September menjadi 40% (turun dari 44% sebelum data inflasi). Namun, dolar tetap dipengaruhi oleh imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi serta ketegangan geopolitik antara AS dan Iran.
Bagikan
Berita terkait
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Terpukul Keputusan The Fed
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.39
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.511 Didorong Arus Modal Obligasi
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.35
Nikkei dan Kospi Turun Tipis, Bursa Asia Melemah di Awal Pekan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 08.39
Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.06