Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875

Rupiah dibuka tertekan pada perdagangan pagi Kamis (13/8/2026) dan melemah 0,06% ke Rp17.875 per dolar AS. Pelemahan ini melanjutkan tren sehari sebelumnya di mana rupiah ditutup melemah 0,20% ke Rp17.865/US$, sehingga mencatat penurunan dua hari beruntun. Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB melemah 0,08% ke 99,931.

Pergerakan rupiah dipengaruhi data inflasi konsumen AS Juli yang melandai menjadi 3,4% secara tahunan dari 3,5%, dengan inflasi inti turun ke 2,5% dari 2,6%. Data tersebut sempat menekan dolar karena peluang kenaikan suku bunga The Fed September turun ke 40%. Namun dolar berbalik menguat didukung imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun mencapai 4,683% (tertinggi sejak 2007) serta ketegangan AS-Iran yang menjaga permintaan aset aman.

Dari sisi domestik, evaluasi MSCI Agustus mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks. Perubahan ini berpotensi mendorong investor asing menyesuaikan portofolio, memicu penjualan saham dan penukaran ke dolar AS yang menambah tekanan pada rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait