Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.875
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah dibuka tertekan pada perdagangan pagi Kamis (13/8/2026) dan melemah 0,06% ke Rp17.875 per dolar AS. Pelemahan ini melanjutkan tren sehari sebelumnya di mana rupiah ditutup melemah 0,20% ke Rp17.865/US$, sehingga mencatat penurunan dua hari beruntun. Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB melemah 0,08% ke 99,931.
Pergerakan rupiah dipengaruhi data inflasi konsumen AS Juli yang melandai menjadi 3,4% secara tahunan dari 3,5%, dengan inflasi inti turun ke 2,5% dari 2,6%. Data tersebut sempat menekan dolar karena peluang kenaikan suku bunga The Fed September turun ke 40%. Namun dolar berbalik menguat didukung imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun mencapai 4,683% (tertinggi sejak 2007) serta ketegangan AS-Iran yang menjaga permintaan aset aman.
Dari sisi domestik, evaluasi MSCI Agustus mengeluarkan sejumlah saham Indonesia dari indeks. Perubahan ini berpotensi mendorong investor asing menyesuaikan portofolio, memicu penjualan saham dan penukaran ke dolar AS yang menambah tekanan pada rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.57
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Berada pada Level 17.877 per Dolar AS
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.34
Rupiah Unjuk Gigi ke Rp17.827 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.30
Rupiah Menguat ke Rp17.868 per Dolar AS Pagi Ini
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 21.11
Top 3: Harga Emas Dunia Tembus Level Tertinggi
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Perkasa terhadap Dolar AS, Sentuh 17.810
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.50
Kado Kemerdekaan, Rupiah Menguat di 17 Agustus
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Geopolitik Global Memanas, Simak Prediksi Rupiah Pekan Depan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.17
Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Dolar AS Turun ke Rp17.820
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08