Operasional Penerbangan Bandara Kualanamu Berjalan Normal Setelah Erupsi Gunung Sinabung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4865556/original/048300800_1718592680-WhatsApp_Image_2024-06-17_at_09.46.22.jpeg)
Bandara Internasional Kualanamu kembali beroperasi normal pada Jumat (4/9/2026) setelah tidak terdeteksi abu vulkanik di area tersebut. Pemantauan dengan paper test pada Rabu, 2 September 2026 pukul 08.00-16.00 WIB menunjukkan tidak ada abu vulkanik. Namun, pada 1 September 2026 terdeteksi abu tipis di area parkir pesawat, sehingga bandara ditutup selama sehari melalui NOTAM A3250/26. Penutupan menyebabkan 45 penerbangan dibatalkan dan 6 lainnya penjadwalan ulang. Kementerian Perhubungan terus memantau aktivitas Gunung Sinabung melalui VAAC Darwin dan SIGMET, dengan abu bergerak ke barat daya pada ketinggian 14.000 kaki.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.19
Sempat Terganggu Akibat Erupsi Gunung Sinabung, Bandara Kualanamu Kembali Normal
kumparan · 2 September 2026 pukul 15.24
Harga Avtur Naik, Kemenhub Naikkan Batas Fuel Surcharge Tiket Pesawat Jadi 40%
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 14.27
Harga Avtur Meroket, Siap-siap Tiket Pesawat Bakal Naik
Berita terkait
Erupsi Gunung Sinabung, Penerbangan Bandara Soetta Menuju Kualanamu Sempat Terdampak
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 09.39
Abu Sinabung Meluas, 21 Penerbangan di Kualanamu Lumpuh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 12.00
Bandara Kualanamu Sempat Setop Operasional, 21 Penerbangan Dibatalkan
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.02
Penerbangan Kualanamu Sempat Terhenti Imbas Erupsi Gunung Sinabung
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.03