Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Otomotif RI Masih Tertinggal, Kemenperin: Kepemilikan Kendaraan Jauh di Bawah Malaysia

Pameran industri komponen dan aftermarket otomotif Automechanika Jakarta 2026 resmi digelar untuk pertama kalinya di Indonesia. Ajang ini berlangsung pada 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang, dengan partisipasi 339 eksibitor dari 15 negara dan wilayah. Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyatakan bahwa tingkat kepemilikan kendaraan di Indonesia masih jauh di bawah negara tetangga, yakni 99 unit per 1.000 orang dibandingkan dengan Malaysia yang mencapai 673 per 1.000 orang dan Thailand 275 per 1.000 orang. Hal ini menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.

Peserta pameran berasal dari berbagai sektor ekosistem otomotif, termasuk suku cadang dan komponen, kelistrikan dan elektronik, aksesori, diagnostik dan perbaikan, ban dan pelek, hingga teknologi manufaktur dan otomasi. Besarnya partisipasi ini mencerminkan minat industri global terhadap pasar otomotif Indonesia yang belum terpenuhi sepenuhnya.

Kehadiran Automechanika di Jakarta dianggap sebagai momen penting dalam lebih dari 50 tahun sejarah pameran tersebut. Menurut Senior Vice President Messe Frankfurt, Stephan Kurzawski, Indonesia menjadi pasar yang menarik dalam perkembangan industri otomotif global. Pameran ini juga diharapkan menjadi platform bagi industri komponen lokal untuk terhubung dengan pemain global, sekaligus memperlihatkan potensi manufaktur Indonesia. Ketua Umum GIAMM dan Presiden Direktur PT Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman, menekankan pentingnya peningkatan kemampuan manufaktur Indonesia yang sejalan dengan perubahan teknologi global, termasuk pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi.

Berita terkait