OVO ajak pengguna lebih waspada saat gunakan pembayaran digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

OVO mengajak pengguna meningkatkan kebiasaan keamanan digital seperti menjaga kerahasiaan PIN dan OTP, tidak membagikan kode verifikasi, serta hanya mengakses layanan melalui kanal resmi. Penipuan digital semakin berkembang, dengan lebih dari 636.000 laporan penipuan dicatat IASC sejak November 2024 hingga Juli 2026, dan lebih dari 600.000 rekening penipuan telah diblokir. Lima hal yang tidak pernah diminta OVO: tidak meminta PIN, OTP, atau transfer dana terlebih dahulu, tidak meminta verifikasi aktivasi yang mengharuskan pengguna mengirim uang, dan tidak memberi tautan mencurigakan melalui WhatsApp atau SMS.
Bagikan
Berita terkait
Modus Penipuan Makin Ngeri, 63 Orang Ditangkap-11 Juta Akun Dihapus
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.30
Ponsel Bekas Disusupi Spyware, Rp 445 Juta Uang Korban Ludes
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 20.00
Uang Rp 18.000 Triliun Hilang Dirampok Maling M-Banking, Waspada!
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.45
Maling Makin Canggih, Waspada 3 Modus Penipuan Terbaru Kuras Rekening
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 13.30