Uang Rp 18.000 Triliun Hilang Dirampok Maling M-Banking, Waspada!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Visa mengungkapkan kerugian global akibat penipuan mencapai US$1 triliun (Rp18.000 triliun) setiap tahun, dengan AI memungkinkan serangan dalam skala belum pernah ada. Untuk memperkuat sistem keamanannya, Visa mengumumkan akuisisi BioCatch senilai US$2,4 miliar (Rp43 triliun). BioCatch mendeteksi penipuan secara real-time dengan menganalisis perilaku pengguna seperti pola ketikan dan gestur sentuhan. Didirikan pada 2011, BioCatch saat ini melayani lebih dari 350 klien perbankan di 21 negara, melindungi 1,8 miliar perangkat dan 760 juta pengguna. Akuisisi ini diharapkan mendukung Visa dalam melindungi klien dari ancaman siber yang semakin kompleks. Proses akuisisi diperkirakan selesai pada akhir kuartal kedua fiskal 2027. Dalam lima tahun terakhir, Visa telah menginvestasikan lebih dari US$13 miliar dalam teknologi anti-penipuan. Mastercard juga aktif melakukan akuisisi serupa, seperti Recorded Future senilai US$2,65 miliar pada 2024.
Bagikan
Berita terkait
Waspada! Penipu Pasang Gambar AI dan Kontak Palsu di Google Maps
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.15
Bank-Bank Besar Teriak, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan Baru
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.10
Singapura-Malaysia Kalah, Warga RI Ternyata Lebih Percaya Diri
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.35
Panggilan Penipuan Makin Brutal, Melonjak 3 Kali Lipat hingga Juni 2026
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.17