Pakar: Orasi Beberapa Menit Fatimah Azzahra Lebih Bertenaga daripada Pidato Berjam-jam Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana memuji orasi singkat Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra, menilainya lebih bertenaga dan bermakna dibandingkan pidato berjam-jam Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kekuatan pesan politik tidak ditentukan oleh durasi atau siapa yang menyampaikan, tetapi pada konsistensi antara ucapan dan tindakan. Fatimah dikatakan berani menyuarakan kritik terhadap kekuasaan serta menyinggung isu nasionalisme, pemberantasan korupsi, dan berbagai persoalan publik seperti pemilu, korupsi gizi, dan pengadaan alutsista.
Dalam pidatonya, Fatimah hanya berbicara selama beberapa menit, namun pesannya mampu membangkitkan semangat perjuangan. Denny menilai ada perbedaan energi moral yang terasa kuat ketika mendengar orasi Fatimah dibandingkan dengan pidato Presiden yang cenderung membosankan. Ia juga mengkritik beberapa kesalahan penyebutan angka dalam pidato Prabowo, namun menekankan bahwa inti penilaiannya bukan pada kemampuan berpidato, tetapi pada keikhlasan dan keberanian menyampaikan kritik yang tulus.
Sebelumnya, BEM UI dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar aksi demonstrasi dengan delapan tuntutan, namun tidak berhasil mencapai Bundaran Hotel Indonesia karena adanya penggusuran oleh aparat keamanan. Para mahasiswa tetap berorasi dan menyanyikan yel-yel sambil bergerak maju, sambil mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Bagikan
Berita terkait
Eks Wamenkumham Peringatkan Prabowo: Jangan Terlambat atau Bersiap Digulung Kekuatan Fatimah Azzahra
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.38
Pakar: Fatimah Memperjuangkan Indonesia, Gibran bin Jokowi Justru Merusaknya
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 13.15
Prabowo Satukan Jokowi dengan Semangat Antikorupsi, Pakar: Sulit Dicerna Logika
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.11
Tak Ada Gunanya Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 M, Eks Kader PSI: Dia Tidak Punya
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.45