Pakar: Prabowo Saat Reshuffle Tak Perlu Memaksakan Bagi-Bagi Kursi, Semuanya Harus Happy
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat Politik Hendri Satrio menyarankan Presiden Prabowo Subianto segera melakukan reshuffle kabinet dengan mengutamakan efektivitas pemerintahan di atas bagi-bagi kursi politik. Menurut Hendri, pemilihan menteri harus didasarkan pada loyalitas, kemampuan kerja, dan kecocokan komunikasi agar pengambilan keputusan pemerintah menjadi lebih cepat.
Kritik ini muncul karena Hendri menilai komunikasi merupakan salah satu dari tiga masalah besar pemerintahan saat ini, selain ekonomi dan hukum. Ia menyoroti kecenderungan Presiden yang terlalu sering pasang badan atas kekurangan para menterinya. Oleh karena itu, reshuffle diharapkan menjadi momentum untuk memilih figur yang benar-benar kompeten daripada sekadar mengakomodasi kepentingan politik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Demokrat Bantah Pidato AHY Bahas Pilpres 2029, Tegaskan Dukung Prabowo
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.31
Pengamat Sarankan Prabowo Punya Lebih Banyak Menteri yang Berorientasi Problem Solving
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.56
Respons AHY, PAN Bicara Kesetiaan dengan Prabowo
Berita terkait
Prabowo Disebut Sudah Izin Jokowi: Pratikno dan Listyo Sigit Siap Diganti!
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.40
Kinerja Tiga Bidang ini Turun, Prabowo Disarankan Reshuffle Sekaligus Menghemat Miliaran Per Bulannya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.14
Prabowo Butuh Lebih Banyak Menteri Seperti Teddy: Dia Kerja, Gak Pencitraan
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 07.45
Survei: Publik Minta Reshuffle Kabinet, Sejumlah Nama Dinilai Cocok Masuk Kabinet
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 19.07