Panas Sisa Jadi Setrum: PLN Indonesia Power dan PGE Teken LoI 45 MW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk membeli tenaga listrik dari dua proyek panas bumi berkapasitas total 45 MW. Proyek tersebut adalah Ulubelu Binary (30 MW) di Lampung dan Lahendong Binary (15 MW) di Sulawesi Utara. Kesepakatan menonjol karena menggunakan teknologi bottoming yang mengekstraksi panas dari brine, fluida panas bumi sisa yang sebelumnya terbuang, sehingga tidak perlu membuka lapangan panas bumi baru.
Dalam rencana kerja sama strategis, potensi pengembangan pembangkit panas bumi dapat mencapai 230 MW. Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan kerja sama ini bagian dari upaya mengoptimalkan potensi panas bumi nasional sebagai energi bersih yang andal. Menteri Energi Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, PLN, pengembang, dan pemangku kepentingan untuk mengubah potensi menjadi energi yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Penandatanganan LoI dilakukan pada 23 Agustus 2026, sela The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, sekaligus berlangsung pada peringatan satu abad pengeboran panas bumi pertama di Kamojang pada 1926.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.31
PLN IP Teken LoI dengan PGE, Beli Listrik dari Proyek Panas Bumi 45 MW
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.11
Pertamina Dorong Ekspansi Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 22.01
Pertamina Genjot Ekspansi Panas Bumi Nasional di Ajang IIGCE 2026
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 21.02
Pertamina Dorong Pengembangan Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026
Berita terkait
Pertamina Dorong Ekspansi Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 20.46
PLN Indonesia Power dan PGE Garap Proyek Panas Bumi 45 MW
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 15.45
Tidak Cuma Soal Cuan, Panas Bumi Juga Membangun Ekonomi Masyarakat
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.35
Kementerian ESDM Segera Lelang 14 Blok Panas Bumi, Lebih Cepat dari RUPTL
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.06