PLN Indonesia Power dan PGE Garap Proyek Panas Bumi 45 MW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3398545/original/042356000_1615390274-Geothermal__2_.jpeg)
PLN Indonesia Power dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk membeli tenaga listrik dari dua proyek panas bumi berkapasitas 45 MW. Proyek tersebut adalah Ulubelu Binary Bottoming Unit (30 MW) di Lampung dan Lahendong Binary Bottoming Unit (15 MW) di Sulawesi Utara. Teknologi bottoming memanfaatkan panas dari fluida panas bumi yang belum terpakai untuk menambah listrik bersih. Kolaborasi ini diproyeksikan dapat mengembangkan kapasitas hingga 230 MW. Menteri Energi menekankan pentingnya mengubah potensi panas bumi menjadi listrik yang memberi manfaat bagi masyarakat dan memperkuat kemandirian energi negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 14.31
PLN IP Teken LoI dengan PGE, Beli Listrik dari Proyek Panas Bumi 45 MW
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 15.00
PLN Indonesia Power dan PGE Garap Proyek Panas Bumi, Kapasitas 45 MW
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 09.42
Panas Sisa Jadi Setrum: PLN Indonesia Power dan PGE Teken LoI 45 MW
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.15
Panas Bumi Eksisting Bakal Disulap Jadi Tambahan 45 MW Listrik
Berita terkait
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Bisa Hasilkan Listrik Bersih hingga Gerakkan Ekonomi
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 12.21
PLTP Gunung Ungaran Mau Dibangun, Begini Tahapannya
Detik.com · 20 September 2026 pukul 21.30
Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, Dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.00
PLN Garap WKP Gunung Ungaran 55 MW, ini Dampak Positif untuk Ekonomi Lokal
JawaPos · 20 September 2026 pukul 15.15