Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pangsa Bank Syariah Baru 7,32%, BI Sebut Ruang Tumbuh Besar

Bank Indonesia (BI) melaporkan pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai 7,32% pada Juni 2026, dengan total aset sekitar Rp1.049 triliun. Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Dadang Muljawan, menyebut transaksi pasar uang antarbank syariah mencapai Rp71 triliun melalui 819 transaksi. Pembiayaan perbankan syariah tumbuh 11,43% secara tahunan, sementara dana pihak ketiga tumbuh 13,13%. BI menilai perkembangan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi syariah meningkat, namun potensi belum optimal karena literasi keuangan syariah masih rendah. Indeks literasi keuangan syariah pada 2025 mencapai 43,42%, tetapi indeks inklusi baru 13,41%, menandakan pengetahuan belum sepenuhnya menjadi akses dan penggunaan nyata. BI memandang ekonomi syariah sebagai bagian penting kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, dan pengembangan nasional. Dukungan difokuskan pada pendalaman pasar uang syariah, pembiayaan berkualitas untuk sektor produktif seperti industri halal dan UMKM, serta digitalisasi untuk memperluas akses dan efisiensi. Dadang menegaskan Indonesia harus menjadi pusat produksi halal, inovasi keuangan syariah, talenta syariah, keuangan sosial Islam, serta pengetahuan dan standarisasi ekonomi syariah dunia.

Berita terkait