Pasar Diminta Nggak Panik Usai Perry Mundur dari Gubernur BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Destry Damayanti, pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia, meminta pasar tidak panik setelah Perry Warjiyo mundur dari jabatannya. Ia menegaskan kebijakan moneter tetap berjalan seperti sebelumnya, dengan stabilitas nilai tukar sebagai kunci utama. Destry menyampaikan hal ini usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (27/7/2026). Bank Indonesia akan terus melakukan intervensi melalui pasar NDF dan DNDF, serta melanjutkan kebijakan pro-growth melalui instrumen makroprudensial. BI-Rate dipertahankan di 5,75% pada Juli untuk menarik modal asing. Insentif juga diberikan dengan menurunkan biaya lindung nilai (hedging) guna mendorong capital inflow. Destry menekankan kepemimpinan kolektif kolegial dan berkomitmen menjaga stabilitas pasar keuangan agar pulih normal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.41
Pengusaha Minta Kepastian Arah Kebijakan BI usai Perry Warjiyo Mundur
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 05.45
Bos Baru BI Minta Pasar Tak Panik usai Perry Warjiyo Mundur
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 08.46
Destry Buka-bukaan soal Keberlanjutan Kerja BI Usai Ditinggal Perry
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 10.11
Purbaya soal Kapasitas Destry Damayanti di BI: Dia Pemain Lama
Berita terkait
Arbitrase Diplomasi Pasar Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 06.37
Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.15
Media Asing Sorot Calon Bos BI Destry Damayanti, Sebut Ini
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.40
Purbaya Sambut Positif Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI: Saya Cukup Dekat
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 22.36