Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pasar Kripto Naik-Turun, Investor Makin Selektif Pilih Aset

Pasar aset kripto mengalami fluktuasi belakangan ini, mendorong investor menjadi lebih selektif dalam memilih aset digital. Mereka mempertimbangkan likuiditas, yaitu kemudahan membeli atau menjual aset, dan fleksibilitas strategi investasi dalam kondisi pasar yang tidak stabil.

Data CoinMarketCap menunjukkan harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir naik 1,24% ke US$ 64.763 atau sekitar Rp 1,16 miliar, meskipun terkoreksi 0,25% selama sepekan. Sepanjang Juli 2026, Bitcoin hanya bergerak dalam kisaran US$ 60.000 hingga US$ 68.000. Minat perdagangan kembali terkonsentrasi pada aset-aset utama seperti stablecoin USDT, Bitcoin, Ethereum (ETH), dan Solana (SOL). Transaksi Tokenized US Stocks di Bittime meningkat 2,5 kali lipat pada Juli 2026 dibandingkan Juni, dengan aset yang paling diminati termasuk SPCXX, NVDAX, CRCLX, MSTRX, dan AAPLX.

Perubahan ini mencerminkan beragamnya pilihan investor dalam mengelola portofolio, mulai dari aset kripto utama hingga aset global. Pengelolaan risiko menjadi aspek penting dalam menghadapi dinamika pasar dan tekanan likuiditas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait