The Fed Kembali Tahan Suku Bunga, Harga Bitcoin Masih Bertahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan pada level yang sama untuk kelima kalinya berturut-turut, sesuai dengan ekspektasi mayoritas pelaku pasar. Keputusan ini diumumkan setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), dengan hasil pemungutan suara terbelah 9 banding 3, menunjukkan adanya perbedaan pandangan di internal bank sentral AS mengenai arah kebijakan moneter ke depan.
Sebagai dampak, harga Bitcoin di pasar Indodax tetap stabil dalam kisaran Rp1.150.000.000 hingga Rp1.172.000.000 pasca pengumuman. CMO Indodax, Aloysia Dian, menjelaskan bahwa pasar saat ini tidak hanya fokus pada keputusan suku bunga, tetapi juga mencermati keseluruhan pesan yang disampaikan The Fed, termasuk pandangan terhadap prospek ekonomi. Karena hasil FOMC sesuai ekspektasi, volatilitas akibat kejutan kebijakan cenderung berkurang.
Kebijakan suku bunga The Fed memiliki pengaruh luas terhadap pasar keuangan global karena memengaruhi likuiditas, biaya pendanaan, dan preferensi investor terhadap aset berisiko, termasuk kripto. Setiap perubahan arah kebijakan moneter AS umumnya turut memengaruhi pergerakan berbagai kelas aset, seperti Bitcoin. Investor disarankan untuk tetap disiplin menjalankan strategi investasi sesuai tujuan dan profil risiko mereka, tanpa terpaku pada fluktuasi harga jangka pendek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 23.11
Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Ini Dampaknya ke Bitcoin
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 13.56
The Fed Tahan Suku Bunga Kelima Kalinya, Bitcoin Cenderung Stabil
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.33
Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 12.25
Perang Trump Hantam Amerika, Ekonomi AS Cuma Tumbuh 1,5%
Berita terkait
Harga Emas Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan, Inflasi AS Redakan Spekulasi
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.15
Dinasti Bisnis Presiden Mendadak Tumbang, Ternyata Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.20
Trump Kembali Tekan The Fed, Sejauh Mana Presiden AS Bisa Intervensi Bank Sentral?
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 08.51
Video: Prabowo Usul Destry Jadi Gubernur BI, Ini Efeknya ke Rupiah-SBN
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 11.10