Pasar Saham Syariah Tertekan, Reksadana dan Sukuk Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) masih mengalami penurunan year‑to‑date, sejalan dengan kinerja IHSG. Di tengah pelemahan pasar, aset under‑management reksadana syariah naik 11,71% pada tahun 2026, sementara sukuk korporasi tumbuh 7,86% hingga saat ini. Pembiayaan perbankan syariah per Juni 2026 meningkat 11,09% YoY dan piutang pembiayaan syariah naik 9,14%, namun kontribusi asuransi syariah justru terkontraksi. Untuk mendorong pengembangan sektor ini, OJK menggelar kuliah umum di Universitas Darussalam Gontor, Jawa Timur, sebagai bagian dari sosialisasi pasar modal terpadu 2026. Acara Sharia Financial Fair di Banjarmasin (4‑5 Juli 2026) bertujuan memperluas akses pembukaan rekening dan penggunaan produk keuangan syariah bagi masyarakat. Pertemuan pertama Kelompok Kerja Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah pada 20 Juli 2026 mengumpulkan masukan untuk program literasi tahun 2026 dan rencana pengembangan selanjutnya. Pendaftaran Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 telah dibuka sejak 1 Juli dan berlangsung hingga 14 Agustus secara daring. Selain itu, OJK terus memperkuat program pengembangan ekonomi daerah untuk membangun ekosistem pembiayaan terintegrasi melalui sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis setempat.
Bagikan
Berita terkait
Literasi dan Edukasi Perlindungan Berbasis Prinsip Syariah bagi Mahasiswa
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.15
Dukung OJK dan AAJI, Edukasi Keuangan Syariah ke 700 Mahasiswa
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 21.01
Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 21.05
Respons Cepat Mandiri Peduli Gempa NTT Salurkan Bantuan untuk Warga
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.42