Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah Nasional Turun, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 mencatat penurunan tipis pada indeks literasi keuangan syariah, yakni 43,07% dibandingkan 43,42% pada 2025. Indeks inklusi keuangan syariah juga turun dari 13,41% menjadi 13,24%. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa perubahan ini mungkin disebabkan oleh perluasan cakupan data survei yang kini mencakup tingkat nasional dan provinsi, sedangkan tahun sebelumnya hanya tingkat nasional. Namun, ia menekankan perlu analisis lebih lanjut untuk memastikan faktor sebenarnya. Sementara itu, indeks literasi keuangan nasional justru naik menjadi 69,57% dari 66,64%, dan inklusi keuangan nasional mencapai 93,61% dari 92,74%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 17.57
Hasil SNLIK 2026 Dirilis: Indeks Literasi Keuangan Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61%
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.35
Survei BPS: 69,57% Orang RI Melek Keuangan, 93,61% Punya Akses
Berita terkait
BPS-OJK Umumkan Indeks Literasi dan Keuangan Masyarakat Meningkat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.14
Bukan Gen Alpha, Ini Generasi yang Jadi Raja Keuangan RI
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.10
Mengejutkan! Kurang dari Separuh Nasabah RI Kenal LPS
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.00
Literasi Keuangan RI Naik, Papua Pegunungan Masih Tertinggal Jauh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.30