Payroll ASN Dipindah, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552066/original/093696200_1775797968-092840900_1713245923-20240416-Hari_Pertama_ASN_Setelah_Cuti_Lebaran-HER_3.jpg)
Serikat Karyawan Sekawan Bank Jakarta menilai rencana pemindahan payroll Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berpotensi mengurangi peran BPD dalam mendukung perekonomian daerah. Menurut Ketua Sekawan Bank Jakarta, Reksa Ardiansyah, setiap BPD memiliki karakteristik bisnis yang unik sesuai kebutuhan dan kearifan lokal masing-masing wilayah, sehingga pendekatannya sangat dekat dengan masyarakat setempat. Alih pengaruh payroll ASN ini dapat menurunkan kapasitas BPD dalam memberikan solusi pembiayaan berbasis kearifan lokal yang mendukung kesejahteraan masyarakat kecil. Dalam pernyataannya di depan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Reksa menekankan bahwa dampak pengalihan ini tidak hanya mempengaruhi bisnis BPD, tetapi juga berpotensi mengancam keberlangsungan pekerjaan dan kesejahteraan keluarga para karyawan BPD, terutama mengingat variasi karakteristik ekonomi di berbagai wilayah seperti Jakarta, Bali, Sulawesi, Papua, hingga Jawa.
Bagikan
Berita terkait
Payroll ASN Pindah ke Himbara, Likuiditas Bank Daerah Terancam Tergerus
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 15.00
Payroll ASN Dipindah ke Himbara, Serikat Pekerja Ini Khawatir PHK
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.30
Dongkrak Daya Saing, Begini Jurus BPD Perkuat UMKM RI
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 16.02
Saldo Simpeda Capai Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Penguatan Layanan Digital
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.35