Payroll ASN Pindah ke Himbara, Likuiditas Bank Daerah Terancam Tergerus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2824833/original/044357200_1560140446-20190610-Hari-Pertama-Kerja_-PNS-DKI-Langsung-Aktif-Bekerja4.jpg)
Peralihan pembayaran gaji ASN dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke Himbara memicu kekhawatiran terhadap likuiditas bank daerah. Federasi Serikat Pekerja BPD Seluruh Indonesia (FSP) menyatakan dana gaji menjadi sumber utama penghimpunan dana BPD. Pengalihan payroll dapat mengurangi dana BPD hingga 40-50%, berdampak pada likuiditas dan perekonomian daerah. Contoh kasus, peralihan gaji tenaga penyuluh pertanian yang mencakup 38.000 orang. Potensi kerugian dana mencapai Rp 20-21 triliun per BPD. FSP meminta pemerintah membahas kebijakan sebelum implementasi luas dan menyelesaikan permasalahan payroll secara cepat.
Bagikan
Berita terkait
Payroll ASN Dipindah ke Himbara, Serikat Pekerja Ini Khawatir PHK
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.30
Payroll ASN Dipindah, Ekonomi Daerah Bisa Terpukul
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 14.20
OJK Sebut Kredit Himbara Tumbuh 16,59 Persen per Juli 2026
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.55
Purbaya Sebut Utang Kopdes yang Jatuh Tempo September Dibayar Pakai Dana Desa
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.51