PDIP Bedah Pidato AHY: Sebut Ada Sinyal Kekecewaan hingga Peta Baru Pilpres 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menganalisis pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengenai kekuasaan yang bersifat sementara. Deddy menilai pernyataan tersebut dapat dimaknai secara normatif, namun dalam konteks politik bisa menjadi sinyal ketidakpuasan AHY terhadap situasi internal pemerintahan atau pesan kepada koalisi terkait pengelolaan kekuasaan saat ini.
Selain itu, pidato tersebut dianggap sebagai langkah awal AHY dalam memetakan kontestasi Pilpres 2029. Meski demikian, Deddy menekankan bahwa AHY masih perlu bekerja keras meningkatkan elektabilitas karena hasil survei saat ini belum menunjukkan dukungan kuat dibandingkan tokoh lain seperti KDM dan Prabowo. Sementara itu, PDIP memilih untuk tidak terburu-buru membahas Pilpres 2029 dan lebih fokus pada konsolidasi partai serta kerja konkret bagi rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 10.36
PDIP Menafsir Pidato AHY: Ketidakpuasan hingga Peta Baru Menuju 2029
kumparan · 9 September 2026 pukul 10.14
PDIP Tafsirkan Pidato AHY soal Kekuasaan, Sinyal agar Diperhitungkan di 2029
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 16.14
PDIP: Pidato AHY Sinyal Ketidakpuasan di Internal Pemerintah
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 01.12
AHY Dianggap Siap Maju di 2029 Setelah Pidato, Demokrat: Terlalu Jauh
Berita terkait
Demokrat Bantah Pidato AHY Bahas Pilpres 2029, Tegaskan Dukung Prabowo
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Debat Panas Demokrat vs PSI, AHY Disebut Lebih Dipercaya Prabowo
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 16.00
Meramal Poros Potensial Pilpres 2029: Hambalang, Solo dan Teuku Umar
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.55
Isu AHY Maju Pilpres 2029 Mencuat, NasDem Pilih Tetap Dukung Prabowo
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 15.20