AHY Dianggap Siap Maju di 2029 Setelah Pidato, Demokrat: Terlalu Jauh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf, mengklarifikasi pernyataan Ketua Umum AHY mengenai sifat kekuasaan yang tidak abadi. Dede menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan pelajaran demokrasi tentang periodisasi kepemimpinan dan amanah rakyat, bukan sinyal pencalonan Pilpres 2029.
Klarifikasi ini muncul setelah Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menilai pidato AHY sebagai tanda kesiapan maju di pemilu mendatang. Dede Yusuf menganggap penilaian tersebut terlalu jauh, namun menyatakan bahwa Demokrat tetap menghormati pandangan politik dari pimpinan partai lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Demokrat Bantah Pidato AHY Bahas Pilpres 2029, Tegaskan Dukung Prabowo
kumparan · 8 September 2026 pukul 22.54
AHY: Demokrat Kawal Pemerintahan Prabowo, Kader Tetap Kritis di Parlemen
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.00
Ucapan AHY Seakan Sentil Janji Jokowi Pulang ke Solo
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.00
Kekuasaan Bukan Milik Selamanya, AHY Sindir Faksi Politik Solo?
Berita terkait
AHY Bilang Kekuasaan Bukan Selamanya, Sekjen Demokrat Singgung Aturan UUD 1945
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 00.06
Versi Pengamat, Pidato AHY soal Kekuasaan Diarahkan ke Jokowi, Bukan Prabowo
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 19.10
Demokrat Heran AHY Bicara Kekuasaan Disebut Sinyal Contender Pilpres: Tak Wajar
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.49
AHY Beri Sinyal Maju Pilpres 2029, Gerindra: Fokus Saja Kawal Program Prabowo
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.34