PDIP Minta Pemerintah Jangan Asal Menyalahkan Masyarakat Lokal atas Karhutla di Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komisi V DPR RI dari PDIP, Lasarus, meminta pemerintah tidak langsung menyalahkan masyarakat lokal atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Menurutnya, pemerintah perlu memahami karakter alam dan kearifan lokal sebelum mengaitkan aktivitas pembukaan lahan dengan kebakaran. Lasarus menjelaskan sebagian masyarakat di Kalimantan Barat masih membuka ladang dengan metode pembakaran terbatas, namun praktik ini telah diatur melalui peraturan daerah dengan pengawasan dan gotong royong untuk mencegah api merembet. Aturan tersebut membatasi setiap kepala keluarga hanya bisa membuka maksimal 2 hektare lahan, dan pembakaran dilakukan dengan pengawasan ketat di setiap kampung. Lasarus menekankan bahwa masyarakat lokal justru memiliki kepentingan untuk mencegah kebakaran karena lahan yang dibakar merupakan bagian dari sumber penghidupan mereka. Mereka tidak ingin kebakaran merusak kebun-kebun pribadi mereka sendiri. Ia juga menerima laporan dari sejumlah camat tentang kecenderungan menyalahkan masyarakat lokal, dan menilai tuduhan tersebut perlu dilihat secara proporsional karena masyarakat hanya membakar sesuai kebutuhan sekaligus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.52
Habitat Satwa Terdampak Imbas Karhutla di Kalbar, 3 Orang Utan Dievakuasi
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.06
Dukung Penanganan Karhutla, Polri Kirim Tabung Oksigen dan Selang Pemadam ke Kalbar
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.22
Atas Arahan Prabowo, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Kalbar Tertangani
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 19.45
Menteri Kehutanan Tak Ikut Prabowo Cek Karhutla, Istana Sebut Hanya Kebetulan
Berita terkait
TNI Kirim 3 Batalyon Teritorial Pembangunan Atasi Karhutla Kalbar
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.25
Pemerintah Selidiki Korporasi di Kalbar Diduga Penyebab Karhutla
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.19
Hotspot Karhutla di Kalbar Turun jadi 28 Titik, Kini Bergeser ke Sumatera
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 16.31
Tangani Karhutla di Kalbar Polda Kaltim Kirimkan 190 Personel Brimob
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.12