Dukung Penanganan Karhutla, Polri Kirim Tabung Oksigen dan Selang Pemadam ke Kalbar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri menyalurkan bantuan logistik tahap pertama untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Bantuan tersebut meliputi enam set tenda pleton, 200 dus makanan tambahan, selang pemadam kebakaran ukuran 1,5 inci dan 2,5 inci, serta tabung oksigen besar dan kecil. Bantuan ini dijadwalkan dikirim melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 25 Agustus pukul 06.30 WIB menggunakan pesawat untuk mendukung operasional petugas di lapangan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa bantuan untuk wilayah lain sedang disiapkan dan akan dikirimkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Distribusi tabung oksigen direncanakan untuk beberapa provinsi, termasuk Kalimantan Barat (200 tabung), Kalimantan Tengah (250 tabung), Kalimantan Selatan (200 tabung), Sumatera Selatan (200 tabung), Riau (250 tabung), dan Jambi (150 tabung).
Bantuan ini ditujukan tidak hanya untuk petugas pemadam, tetapi juga untuk masyarakat yang terdampak, terutama mereka yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 21.18
Polri salurkan logistik dan oksigen dukung penanganan karhutla
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 23.02
Polri Siapkan 2 Helikopter dan Drone untuk Padamkan Karhutla
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.21
200 Personel Gabungan Dikerahkan, Karhutla di Way Kambas Lampung Padam
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.52
Habitat Satwa Terdampak Imbas Karhutla di Kalbar, 3 Orang Utan Dievakuasi
Berita terkait
Seskab Teddy Sebut Pemerintah Akan Tambah 1.500 Personel TNI Tekan Karhutla
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 16.13
Atasi Karhutla, Pemerintah Jalankan 5 Langkah Penting Ini
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.57
Atas Arahan Prabowo, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Kalbar Tertangani
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.22
PDIP Minta Pemerintah Jangan Asal Menyalahkan Masyarakat Lokal atas Karhutla di Kalimantan
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.21