PDIP Pertanyakan Keabsahan Surat Keterangan SMA Gibran, Guntur Romli: Kalau Ada, Tinggal Tunjukkan Saja!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PDIP melontarkan kritik terhadap penggunaan surat keterangan SMA pengganti ijazah oleh Wakil Presiden Gibran dalam proses pendaftaran pemilu. Guntur Romli menyoroti perbedaan durasi pendidikan antara kursus 3 minggu dengan SMA 3 tahun di Indonesia, memicu keraguan publik terhadap keabsahan dokumen tersebut. Ia menegaskan bahwa dokumen administratif yang digunakan Gibran saat mendaftarkan diri sebagai calon wapres justru berupa surat keteranca setara SMA, bukan ijazah S1. Isu keabsahan dokumen ini menjadi sorotan hangat dalam diskursus politik, dengan tuntutan untuk menunjukkan bukti keaslian ijazah SMA yang sebenarnya.
Bagikan
Berita terkait
Pengamat: Sekelas Orang Nomor 2 di RI Ketika Menghadapi Serangan tapi Tak Ada yang Bela?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.40
Gibran Diminta Ambil Paket C daripada Dihantui Denny Indrayana: Nanti Dapat Ijazah SMA
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.40
Guru Besar Unair: Posisi Wapres Gibran Secara Hukum Masih Kuat, tapi...
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 08.35
Analis: Gibran Bukan Jokowi, Mestinya Tau Diri
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.55